Kopdeskel Merah Putih: Strategi Koperasi Sebagai Pusat Ekonomi Rakyat

Kopdeskel Merah Putih: Strategi Koperasi Sebagai Pusat Ekonomi Rakyat

youforgottorenewyourhosting — Koperasi Desa Keliling (Kopdeskel) Merah Putih dirancang dengan visi yang lebih luas daripada sekadar lembaga simpan pinjam biasa. Menurut penjelasan yang disampaikan, koperasi ini diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat yang komprehensif. Tujuannya adalah untuk mampu menyerap hasil produksi dari pengusaha lokal, mempersingkat rantai distribusi barang, dan pada akhirnya meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Perkembangan Kelembagaan dan Peran Strategis Pemerintah

Secara nasional, perkembangan koperasi menunjukkan angka yang signifikan dengan lebih dari 81.000 unit yang telah terbentuk secara kelembagaan. Dalam mendukung hal ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memegang peran strategis. Peran tersebut mencakup fasilitasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam proses pembentukan koperasi dan pemantauan terhadap penyediaan lahan yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur koperasi.

Integritas dan Kolaborasi Kunci Keberhasilan

Pentingnya integritas seluruh perangkat daerah ditekankan dalam pelaksanaan program prioritas nasional. Prinsip ini harus diterapkan secara konsisten di setiap tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan di lapangan, hingga proses pengawasan. Integritas bukan hanya prasyarat, melainkan fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Di sisi lain, dibutuhkan kekompakan seluruh unsur. Seluruh komponen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar diajak untuk terus bersinergi sebagai sebuah “super team” guna menyukseskan berbagai program prioritas. Pemerintah pusat berkomitmen untuk terus hadir mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan bersama.

Kunjungan dan Tinjauan Langsung ke Fasilitas Publik

Forum tersebut dihadiri oleh Wali Kota Banjar, Sudarsono, beserta jajaran pemerintah kota, Forkopimda setempat, dan pejabat terkait lainnya. Usai memberikan arahan, agenda dilanjutkan dengan kunjungan kerja ke Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hegarsari Pataruman di Kota Banjar. Dalam kunjungan ini, dilakukan peninjauan terhadap berbagai fasilitas yang ada serta dialog langsung dengan para petugas yang bertugas di SPPG tersebut.

Back To Top