youforgottorenewyourhosting — Setelah menunggu dengan kesabaran yang luar biasa, Ribka akhirnya bisa tersenyum lega. Klinik yang dinantikan itu kini kembali beroperasi, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan biaya yang sangat terjangkau. Pasien hanya perlu membayar Rp 25 ribu untuk berobat jalan dan Rp 50 ribu untuk persalinan lengkap hingga pulang.
“Jika ada pasien yang benar-benar tidak mampu, biayanya akan ditanggung oleh DPC PDI Perjuangan. Prinsipnya di sini, semua orang dilayani dengan senyum dan tanpa diskriminasi,” jelas Ribka dengan penuh keyakinan.
Kemanusiaan di Atas Kalkulasi Politik
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam pidatonya menegaskan bahwa kehadiran klinik ini merupakan perwujudan nyata dari tema HUT partai tahun ini: Satyam Eva Jayate atau Kebenaran Pasti Menang. Dia menyampaikan pesan kuat bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus selalu berada di atas segala pertimbangan politik elektoral.
“Gerakan kemanusiaan lahir dari hati nurani yang paling jernih. Jika ada pihak yang justru menghambat langkah kemanusiaan, berarti mereka belum memahami makna kemanusiaan yang sesungguhnya. Selama rakyat masih menderita, suara hati kemanusiaan kita harus berbicara lebih lantang daripada segala hitung-hitungan politik,” tegas Hasto.
Tempat Rakyat Dimanusiakan
Lebih lanjut, Hasto menyatakan bahwa klinik ini harus menjadi ruang di mana setiap rakyat merasa dihargai dan dimanusiakan.
“Keberadaan klinik ini akan menjadi bagian dari ‘tangan kiri’ partai kita, yang bersikap progresif dalam upaya menyelamatkan rakyat. Sementara ‘tangan kanan’ kita adalah manajemen pelayanan yang tulus dan tanpa membeda-bedakan. Di klinik ini, rakyat tidak akan ditanya tentang jumlah kekayaannya, melainkan ditanya tentang penyakit yang dideritanya,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menekankan komitmen untuk memberikan akses kesehatan yang inklusif, berfokus pada kebutuhan mendasar masyarakat daripada latar belakang sosial atau ekonominya.
