epictoto — Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar operasi produksi narkotika golongan satu di wilayah Tangerang, Banten. Pabrik gelap yang memproduksi tembakau sintetis jenis MDMB-4en-Pinaca tersebut beroperasi di dalam sebuah perumahan. Dalam penggerebekan ini, tiga orang pelaku berhasil diamankan, mencakup pelaku utama, tester, dan kurir.
Proses Pengungkapan Berbasis Informasi Masyarakat
Aldrin Hutabarat, Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN, mengungkapkan bahwa operasi pengungkapan ini dilakukan pada hari Jumat. Keberhasilan operasi diawali dari informasi yang diberikan oleh masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan kerja sama solid antar-jajaran BNN.
“Tim lapangan melakukan penyelidikan intensif selama kurang lebih dua bulan untuk memastikan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Hasil penyelidikan mengonfirmasi bahwa rumah itu telah difungsikan sebagai tempat produksi tembakau sintetis dalam kurun waktu yang sama,” jelas Aldrin.
Profil Pelaku dan Barang Bukti yang Disita
Tiga tersangka yang berhasil diringkus diidentifikasi dengan inisial ZD, FH, dan FIR. ZD diduga berperan sebagai pelaku utama atau ‘koki’ yang mengelola proses produksi. FH bertindak sebagai tester yang menguji kualitas hasil produksi, sementara FIR berperan sebagai kurir yang mendistribusikan barang haram tersebut.
Tim penyidik juga berhasil menyita sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian. Barang bukti yang diamankan antara lain 153 gram MDMB-4en-Pinaca dalam bentuk siap edar, 808,9 gram dalam bentuk padatan, sisa residu atau MDMB Inaca, serta berbagai bahan kimia dan peralatan laboratorium yang digunakan secara khusus untuk memproduksi narkotika.
Modus Pembelian Bahan Baku Secara Daring
Aldrin menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku, terungkap modus operandi mereka dalam memperoleh bahan baku. Pelaku mengaku bahwa bahan-bahan utama prekursor narkotika, berbagai bahan kimia pendukung, serta alat-alat laboratorium dibeli secara daring atau online. Temuan ini mengindikasikan tantangan baru dalam pemberantasan narkoba, di mana transaksi digital dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ilegal.
Pengungkapan pabrik ini menjadi bukti komitmen BNN dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke hulu, termasuk jaringan produksinya. Operasi ini juga diharapkan dapat memutus mata rantai pasokan tembakau sintetis yang berbahaya bagi masyarakat.
